Ada lagi topik buat bikin blog saya semakin penuh. Berasal dari teman sekampus saya di STMIK LIKMI, dia bertanya bagai mana cara untuk menjalankan aplikasi lain pada koding Delphi. Nah mari kita simak.

Agar mengerti lebih lanjut kita akan membuat satu program kecil. Pertama jalankan Delphi lalu klik File>New>Aplication.Untuk menjalankan aplikasi lain kita untuk uses yang bukan default di berikan oleh Delphi sendiri. Tapi kita harus mengimport suatu uses luar namun sudah ada di Delphi yaitu uses ShellAPI. Untuk mengkases ShellAPI tersebut kita harus mengetikan ShellAPI pada unit kita. (Tekan F12 untuk masuk ke code editor.) Lihat gambar di bawah ini.



Sesudah itu kembali ke form lalu buat satu tombol dank ilk dua kali agar masuk ke code editor dengan procedure on clik button. Ketikan ShellExecute(0,'open','C:\WINDOWS\system32\freecell.exe','','',SW_SHOWNORMAL);
Coba kita run. Hasilnya jika kita mengkilk tombol tersebut program freecell akan terexecute atau terasa dipangil oleh program kita.
Bisa dilihat ada 6 parameter di procedure ShellExecute ini. Yaitu ShellExecute(hWnd,Operation,FileName,Parameter,Directory,ShowCmd);
Saya akan jelaskan satu per satu.

hWnd
Bertipekan HWND, pada contoh program saya isikan 0. hWnd ini berfungsi untuk Handle window parent. Suatu list dari API mungkin saya akan bahas di topic baru saya di blog ini.

Operation
Bertipekan PChar sehingga harus memakai kutip untuk penulisannya. Merupakan null terminated string dan memiliki beberapa option yaitu Edit(untuk menjalankan editor untuk mengedit file yang kita execute), Explore(membuka explorer pada path yang di tentukan pada parameter Filename),Find(Membuka window Find sesuai dengan path yang ditentukan,Open(mengexecute program lain),Print(Mencetak dokumen hanya dapat digunakan untuk dokumen). Dalam program kita, kita memakai Open.

FileName
Bertipekan PChar. Menyatakan nama file yang ingin di jalankan. Jika directory tidak default mendingan kita memakai cara reltive path. Ada topiknya di blog saya tinggal kalian baca saja.

Parameter
Bertipekan PChar. Menyatakan parameter jika dibutuhkan oleh suatu file executable.

Directory
Bertipekan PChar. Menyatakan direktori default. Dengan contoh code program di atas bisa kita rubah menjadi ShellExecute(0,'open','freecell.exe','','C:\WINDOWS\system32\',SW_SHOWNORMAL);

ShowCmd
Bertipekan integer(flag) oleh karena itu pengaruh huruf besar dan kecil sangat berpengaruh namun ketikan dalam huruf besar semua. Pilihan nya adalah SW_HIDE(menyembunyikan window dan mengaktifkan window lain),SW_MAXIMIZE(Memaximize window),SW_MINIMIZE(meminimize window),SW_RESTORE(Mengaktifkan dan menampilkan window pada kondisi asal),SW_SHOW(mengaktfkan window pada posisi dan ukuran saat ini),SW_SHOWDEFAULT(Mengeset secara default),SW_SHOWMAXIMIZED(Mengaktifkan windw dan menampilkan dalam kondisi maximize),SW_SHOWMINIMIZED(mengaktifkan window dan menampilkan dalam kondisi minimize),SW_SHOWMINNOACTIVE(menampilkan window pada kondisi minimize, sedangkan window yang aktif tetap aktif),SW_SHOWNA(menampilkan window pada kondisi saat ini, window yang aktif tetap aktif),SW_SHOWNORMAL(Mengkatifkan secara normal). Untuk lebih mengerti sebaiknya anda coba satu persatu.
Selalu tersirat untuk membuat tema baru di blog saya ini. Sekarang terinspirasi oleh tugas pacar saya, yaitu tentang catatan kaki atau sering disebut footnote. Footnote adalah sebuah bagian dari badan laporan atau dokumen kita yang berada di bawah. Biasanya footnote berisikan lampiran sumber kata-kata yang telah kita kutip dari buku lain ataupun bisa sebagai keterangan atau detail dari sebuah istilah yang kita cantumkan di laporan kita.

Saya bukan guru Bahasa Indonesia dan saya tidak bisa menerangkan footnote dengan baik tetapi saya akan memberikan tips dan trik memunculkan footnote di laporan yang kita buat pada program Microsoft Word. Yang akan saya pakai adalah Microsoft Word 2007, hal ini dikarenakan bentuk ribbon atau tumpukan menu yang kadang bikin kita ngejelimet berbeda dengan Microsoft Word 2003 yang terlihat lebih simple. Contohnya seperti ini :



Bagaimana cara membuat seperti itu? Sebelumnya saya akan jelaskan bagian dari dokumen. Dokumen sebenarnya dibagi menjadi 4 bagian besar, yaitu header, isi dokumen, footnote dan footer. (diurutkan dari posisi yang paling atas) Sehingga bisa disimpulkan bahwa footnote terdapat diantara blog isi dokumen dan blog footer. Footnote sendiri dalam Microsoft Word dibagi menjadi footnote dan juga endnote. Pada intinya perbedaan footnote dan endnote adalah tempatnya. Footnote berada di halaman pada kata yang dijelaskan tetapi endnote terdapat pada akhir kalimat.

Saat kita memberikan footnote Microsoft Word dengan otomatis memberikan sebuah nomor sesuai dengan urutan footnote tersebut dan dengan format superscrip atau lebih naik ke atas. Kemudian dibagian bawah akan muncul area footnote gang di awalai dengan sebuah garis yang tanggung.

Oke kita langsung saja masuk ke topic bagaimana cara pembuatannya. Caranya yang pertama anda tinggal letakan cursor dikata-kata yang akan anda ingin menyisipkan footnotenya. Lalu klik tab menu References diikuti dengan mengkilk toolbar Insert Footnote yang terdapat pada kelompok Footnotes.



Setelah itu akan akan dibuat angka atau penomoran dengan angka biasa 1,2,3 dst dan kursor akan mengarah ke arena footnote di bawah blog isi dokumen. Kita bsa langsung mengetikan isi dari footnote kita. Jika sudah selesai mengisi footnote nya langkah untuk keluar dari arena footnote yaitu dengan klik pada bagian isi dokumen dan dengan otomatis anda kembali ke arena isi dokumen dan bisa meneruskan menulis laporan anda.
Bagaimana cara meng-edit isi footnote dan jua menghapus footnote? Caranya lebih mudah dari pada membuat footnotenya. Jika kita ingin mengedit footnotenya kita tinggal mengkik arena footenote yang akan kita edit. Maka dengan otomatis kursor berada di footnote yang akan kita edit. Jika kita ingin menghapus atau mendelete footnote, kita tinggal menghapus mark atau angkan yang ada pada arena atau blog isi dokumen. (yang tandanya berupa superscrip tinggal di backspace aja)

Jika anda sudah bisa menginsert, mengedit dan mendelete footnote, kita langsung saja belajar cara mengcostumizenya. Caranya mudah dengan mengkilk bagian sudut kanan bawa di tab References di bagian footnote yang bergamba seperti ini



lalu akan muncul kotak dialog seperti ini.



Penjelasannya adalah:
Location = untuk mengatur tata letak format footnote atau endnote.(lihat isi dokumen ini di atas)
Format = bagian untuk mengformat footnote atau endnote.
Number Format = untuk memilih jenis format penomoran pada footnote yang akan kita buat.
Custom Mark = kita bisa mengganti penanda footnote bukan dengan angka tetapi dengan symbol.
Start at = mementukan dari angka berapa footnote yang akan di cantumkan.
Numbering = memberikan option apakan akan terus menerus panmbahan angkanya pada setiap halaman(continuos) atau memulai kembali setiap section(restart each section) atau pun memulai kembali pada setiap halaman baru(restart each page).
(Jika Custom Mark di isi maka Number Format dan start at tidak berfungsi dan begitu sebaliknya)
Apply changes to = mengapply perubahan pada septiap dokumen atau hanya dokumen ini saja.

Sekian update-an blog dari saya, semoga bermanfaat. Maaf jika ada salah definisi karena blog ini saya buat dengan sumber pengalaman saya sendiri. Selamat bekerja untuk anda dan pacar saya dengan menggunakan footnote di Microsoft Word dengan mudah.